UPDATE NEWS | Selasa, 20 Februari 2014

Pelaksanaan Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Jambi Menuju Embarkasi Haji Penuh
Selasa, 06 September 2016 | 12:25:34 WIB | Dibaca: 1191 Kali


Gubernur Jambi, H. Zumi Zola Zulkifli, S.TP., M.A sedang memberikan arahan kepada Jemaah calon haji Provinsi Jambi pada saat pelepasan kloter perdana (16) tanggal 24 Agustus 2016 pukul 01.30 WIB dini hari di Asrama Haji Embarkasi Haji Antara Provinsi Jambi.

Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang berkemampuan secara fisik, psikis dan material atau dalam bahasa agama dikenal dengan istilah istitha’ah. Haji menurut etimologi bahasa Arab mempunyai arti “Alqashdu”  yaitu “Tujuan, maksud dan menyengaja” sedangkan menurut terminologi haji adalah ziarah ke Baitullah pada waktu yang tertentu dengan tata cara, syarat dan rukun tertentu (sesuai dengan tuntunan syariat Islam). Pelaksanaan haji adalah ritual besar yang menyangkut hak dan kepentingan umat Islam selaku warga negara Indonesia sebagai bagian dari umat beragama. Disinilah peran pemerintah sangat penting untuk mengurus penyelenggaraan ibadah ini secara nasional.

Kebijakan dan pelaksanaan dalam penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional dan menjadi tanggung jawab pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pelaksanaan Penyelenggaran ibadah haji secara nasional tersebut telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji serta peraturan-peraturan lainnya. Hal ini membuktikan bahwa pemerintah mempunyai perhatian dan program yang jelas menyangkut penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia. Pemerintah Provinsi Jambi juga telah menerbitkan PERDA Nomor 5 Tahun 2014 tentang Pelayanan Penyelenggaraan Ibadah Haji sebagai dukungan yang kuat dari pemerintah daerah untuk peningkatan pelayanan terhadap jemaah haji.

Pada musim haji 1437 H/2016 M ini untuk kedua kalinya secara beturut-turut Provinsi Jambi  memberangkatkan jemaah calon haji (CJH) melalui Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Jambi. Hal ini terlaksana berkat diterbitkannya Keputusan Menteri Agama RI Nomor 286 Tahun 2016. Memang embarkasi antara sejatinya tidaklah sama dengan embarkasi penuh, akan tetapi dari segi pelayanan jemaah setidaknya dapat dipersingkat dan jemaah dapat menghemat waktu transit di embarkasi penuh.

Sebelum ditetapkan Embarkasi Haji Antara yang dimulai Tahun 2015, jemaah haji Provinsi Jambi dibagi 2 (dua) wilayah (walayah Barat dan Timur). Untuk kelolompok wilayah Barat (Kabupaten Sarolangun, Merangin, Tebo, Bungo, Kerinci dan Kota Sungai Penuh) berangkat melalui Embarkasi Padang. Sedangkan untuk Wilayah Timur (Kabupaten Batanghari, Ma. Jambi, Tanjab Barat, Tanjab Timur dan Kota Jambi) berangkat melalui Embarkasi  Batam. Tanpa EHA jemaah haji (wilayah timur) biasanya diinapkan 1 malam di Asrama Haji Jambi kemudian diinapkan kembali di Embarkasi Haji Batam. Hal serupa juga dialami kelompok wilayah barat. Hanya saja jemaah tidak diinapkan di asrama haji Jambi akan tetapi langsung diberangkatkan dengan bus menuju Embarkasi Padang. Di kedua Embarkasi (Batam dan Padang) inilah jemaah haji Provinsi Jambi melaksanakan proses clearance pemberangkatan sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi. Dengan adanya EHA jemaah disatukan dalam satu embarkasi yang selanjutnya jemaah melaksanakan proses clearance pemberangkatan di Asrama Haji Jambi. Jemaah di berangkatkan dari Jambi untuk transit di Bandara Embarkasi Batam (Bandara Hang Nadim) selama lebih kurang 4 jam, yang kemudian diberangkatkan ke Arab Saudi dengan menempuh penerbangan selama lebih kurang 8 jam.

Proses pemberangkatan jemaah calon haji EHA Provinsi Jambi telah dilaksanakan selama 5 hari dari tanggal 24 s.d. 28 Agustus 2016. Jumlah kuota keseluruhan jemaah calon haji Provinsi Jambi tahun 1437 H/2016 M sebanyak 2.135 orang yang terdiri dari 2.110  jemaah dan 25 petugas haji dengan komposisi 930 orang jemaah laki-laki dan 1.180 orang jemaah perempuan. Untuk rincian: kloter 16 berjumlah 448 orang yang berangkat pada tanggal 24/08/2016, sedangkan Kloter 17 berjumlah 445 orang yang berangkat tanggal 25/08/2016, Kloter 18 berjumlah 449 orang tanggal 26/08/2016, kloter 19 berjumlah 448 orang tanggal 27/08/2016 dan kloter 20 berjumlah 337 orang berangkat pada tanggal 28/08/2016.

 

Dari data tersebut Jumlah  jemaah calon haji dan petugas haji Provinsi Jambi yang dapat diberangkatkan ke Arab Saudi sebayak 2.127 orang. Terdapat 8 orang   jemaah calon haji yang dinyatakan Batal berangkat ke Arab Saudi dengan rincian 3 diantaranya disebabkan meninggal dunia sebelum masuk asrama haji dan 5 jemaah karena sakit.

 

Pelepasan jemaah calon haji Provinsi Jambi kloter Perdana (kloter 16) dilaksanakan langsung oleh Gubernur Jambi H. Zumi Zola Zulkifli, S.TP., M.A pada tangal 24 Agustus 2016 bertempat di Aula Asrama Haji EHA Provinsi Jambi pada pukul 01.30 WIB. Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan “ibadah haji merupakan momen yang ditunggu atau impian yang menjadi kenyataan, kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji merupakan suatu rahmat dari Allah SWT”. Disamping itu Gubernur juga berpesan agar para jemaah calon haji dapat menjaga kesehatan yang merupakan modal utama dalam menunaikan ibadah haji, terlebih lagi kondisi cuaca di Makkah dan Madinah sering berubah terkadang panas, tetapi tiba-tiba turun hujan. Kondisi ini seringkali menimbulkan persoalan kesehatan para jemaah. Dalam kesempatan tersebut Gubernur juga berpesan agar para jemaah menjaga nama baik Bangsa Indonesia dan khususnya Provinsi Jambi. Jemaah diharapkan memperhatikan masalah kedisiplinan dan ketaatan atas segala ketentuan yang ada serta mengikuti petunjuk Ketua Rombongan serta Petugas lainnya demi sempurnanya ibadah haji yang dijalankan. Hal ini beliau sampaikan karena seringkali jemaah kita tidak berlaku disiplin dan tidak taat kepada peraturan yang akhirnya merugikan diri sendiri.

Kesuksesan pemberangkatan JCH Provinsi Jambi musim haji 1436 H/2016 M melalui EHA Provinsi Jambi ini adalah kesuksesan masyarakat Jambi pada umumnya. Ini adalah hasil dari sinergi berbagai pihak dan instansi mitra terkait antara lain, Pemerintah Pusat,  Pemprov Jambi, Kanwil Kemenang Provinsi Jambi, Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Kanwil Kemenkum dan HAM Provinsi Jambi, Kantor Imigrasi Jambi, Kantor Bea Cukai Jambi, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, KKP Jambi, PT. Angkasa Pura II Jambi, Bandara Sultan Taha Jambi, BMKG Jambi, Airnav Jambi, Polda Jambi, Korem 042 Gapu Jambi, Polresta Jambi, Satpol PP Prov. Jambi, Dinas Kebesihan Pertamanan dan Pemakaman Kota Jambi, Dinas Parkir Kota Jambi,  PT. PLN (Persero) Jambi, PDAM Tirta Mayang Kota Jambi, Pemprov Kepri, Kanwil Kemenag Kepri serta Bandara Hang Nadim Batam dan instansi terkait lainnya. Momentum pemberangkatan jemaah haji yang sakral ini juga dimanfaatkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi yang ikut berpartisipasi memberikan bekal makanan tambahan untuk jemaah di Tanah Suci berupa Abon Ikan Patin Khas Jambi.  Atas kerjasama yang baik dan sinergi semua instansi mitra serta dukungan semua pihak, Pemprov Jambi memberikan apresiasi  dan mengucapkan terima kasih atas dukungan pelaksanaan EHA Provinsi Jambi menyongsong terwujudnya Jambi TUNTAS (Tertib, Unggul, Nyaman, Tangguh, Adil dan Sejahtera) Tahun  2021.

Bagi Pemerintah Provinsi Jambi, Embarkasi Haji Antara (EHA) bukanlah tujuan utama. EHA Jambi dilaksanakan untuk progres yang lebih besar yaitu merintis jalan menuju embarkasi penuh. Dengan embarkasi penuh jemaah haji Provinsi Jambi dapat langsung berangkat dari Bandara Sultan Taha menuju Arab Saudi. Hal ini secara sosial ekonomi tentu saja sangat menguntungkan bagi Provinsi Jambi disamping efektifitas dan efisiensi layanan terhadap jemaah. Paling tidak ada beberapa syarat utama yang harus dipenuhi Provinsi Jambi untuk melaksanakan embarkasi penuh antara lain: Pemprov Jambi harus melaksanakan embarkasi haji antara selama 3 tahun berturut-turut, runway Bandara Sultan Taha Jambi harus diperpanjang minimal menjadi 2.600 meter untuk menampung akses pesawat sekelas boeing 747 (kapasitas 455 penumpang). Kondisi saat ini panjang runway 2.200 meter. Disamping itu juga diperlukan kesiapan daya tampung asrama haji dan fasilitas pendukung lainnya. Untuk mewujudkan embarkasi haji penuh, Pemprov Jambi dan instansi mitra perlu komitmen yang kuat dan kerja keras serta dukungan semua pihak agar cita-cita ini terwujud.

Sumber: BAGIAN AGAMA DAN HAJI



BERITA TERBARU


GALLERY KEGIATAN

ONLINE SURVEY

Bagaimana Menurut Anda Informasi Yang kami Sediakan?
Sangat Lengkap
Lengkap
Tidak lengkap
Sangat Tidak Lengkap

PENGUMUMAN PEMKAB

Semua Pengumuman